Jumat, 03 Oktober 2014

DAHAGA AKUT DAN AIR LAUT

aku mendengar banyak pemuja kepuasan
apa itu kepuasan?
harta, tahta, atau usia tak pernah tua
banyak kisah kudengar sejak zaman adam hingga dunia semakin keronta
tentang anak manusia yang mencari kepuasan dunia

suatu ketika aku mendengar
ada lelaki yang mampu menenggak ratusan botol arak
tapi akhirnya ususnya koyak
dunia tak lagi semerbak

ada wanita katanya ibu negara
mengoleksi ribuan pasang sepatu
dari segala macam bahan
dari penjuru dunia
hanya demi kepuasan
tapi berakhir mengenaskan

yang terbaru ada kisah seorang menteri dari suatu negeri
mencoba mencari kepuasan dengan mencari harta rampasan
merampas kilang gas, minyak atau apa saja asal uang di rekeningnya semakin banyak
ujungnya berakhir pilu karena belum genap seminggu wajahnya kaku
menghadapi kenyataan bahwa kepuasannya hanya impian

lalu dimana letak kepuasan?
apa kepuasan itu seperti dahaga akut dan air laut
semakin ditenggak bukan semakin teduh justru semakin kering kerongkongan

siapa yang tahu letak kepuasan?
tampaknya tak ada jawaban atas kepuasan
karena sebelum berakhir hembusan tak ada akhir kepuasan bagi insan

CONTOH TEKS EKSPOSISI



MANFAAT MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER
Pendidikan merupakan sarana untuk mendidik, mengembangkan, dan mengasilkan insane yang cerdas lahir dan batinnya. Pendidikan saat ini cenderung hanya memfokuskan pada bentuk pengembangan kognitif atau pengetahuan semata. Bahkan sebenarnya ketika pengetahuan read the book tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tidak begitu memberikan pengaruh besar. Justru keterampilan dan sikap yang menjadi tolok ukur kesuksesan seseorang.
Melihat fenomena tersebut banyak cara yang dicoba diterapkan sekolah untuk membentuk siswa yang memiliki karakter yang unggul. Salah satu cara pengembangan karakter tersebut adalah dengan kegiatan ekstrakurikuler. Ekstrakurikuer merupakan materi tambahan yang dilaksanakan di luar jam pelajaran dengan berbagai kegiatan dan tujuan tertentu. Saat ini banyak sekali program eksrakurikuler yang diadopsi dan diterapkan di dunia pendidikan (sekolah) mulai dari tingkat dasar hingga tingkat menengah atas. Ekstrakurikuler dapat berupa kegiatan olahraga, kesenian, maupun gerakan kepanduan. Sebut saja ekstrakurikuler yang telah eksis sejak dulu adalah, pramuka, PMR, PKS, kemudian diikuti berbagai kegiatan olahraga dan kesenian.
Banyak manfaat yang dapat dipetik dari kegiatan ekstrakurikuler. Pengembangan jiwa disiplin, mental tangguh, menambah wawasan dan keterampilan adalah hal yang akan didapat jika mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dengan tekun, semangat, dan senang. Dengan sering berlatih dan mengikuti ekstrakurikuler dengan sendirinya, pengetahuan yang diajarkan pelatih, mentor, maupun guru pendamping akan mendarah daging dalam diri siswa sehingga yang awalnya tidak tahu apa-apa bisa mengerti dan memiliki wawasan baru serta keterampilan saat menerapkan apa yang telah diserapnya.
Hal lain yang tidak bisa dipisahkan dari manfaat mengikuti ekstrakurikuler adalah mendapat banyak teman atau relasi. Kegiatan ekstrakurikuler bisa dikatakan “mendekatkan yang jauh dan merekatkan yang dekat”. Mereka yang mengikuti ekstrakurikuler tentu memiliki pemahaman, visi, dan misi yang terhadap apa yang diikutinya. Dengan perasaan yang sama tersebut akan terbangun hubungan layaknya kekerabatan atau persaudaraan. Awalnya tidak saling kenal karena berbeda kelas atau program studi, tetapi karena sering bertemu dan berlatih bersama akan timbul rasa saling mengenal dan menghormati serta memiliki layaknya saudara. Tidak hanya di tingkat lingkup kecil sekolah saja, dengan aktif mengikuti ekstrakurikuler akan banyak lagi relasi yang diperoleh. Misalnya saat mengikuti rapat koordinasi, kegiatan lomba, akan mengenal banyak teman dari lain sekolah maupun lain daerah.
Pepatah mengatakan dengan cinta dapat membuat seseorang mengorbankan segalanya. Begitu pula ketika seseorang sudah jatuh cinta dengan ekstrakurikuler akan membuatnya merasa nyaman. Ketika sekali saja tidak bisa mengikuti akan memnbuatnya kecewa. Perasaan yang sudah menyatu tersebut akan membuat seseorang menjadi lihai, mumpuni terhadap ekstrakurikuler yang ditekuni. Ketika ada kegiatan perlombaan maupun kejuaraan bisa saja seseorang tersebut menjurai kegiatan perlombaan tersebut. Ketika seseorang mendapat prestasi tentu bukan dirinya saja yang bangga, tetapi teman-teman, guru, sekolah, bahkan keluarga ikut bangga. Prestasi melahirkan kebanggaan.
Itulah beberapa manfaat dari kegiatan ekstrakurikuler. Jadi paradigma siswa yang hanya terfokus pada pengembangan kemampuan kognitif saja tidak tepat. Buktinya dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler siswa dapat memperoleh banyak hal. Bukan hanya kesenangan lahir tapi juga kepuasan batin.

Kamis, 02 Oktober 2014

MATERI TEKS EKSPOSISI KELAS X




Eksposisi (ekspoition) bermakna memaparkan, menguraikan, memberitahukan paparan untuk menerangkan sesuatu. Eksposisi adalah jenis teks yang berfungsi untuk mengungkapkan gagasan atau mengusulkan sesuatu berdasarkan argumentasi yang kuat. Teks eksposisi hanya berisi satu sisi argumentasi, sisi mendukung atau menolak.

Ciri teks eksposisi:
a.       Informatif
Seperti definisi dari eksposisi yang bermakna memberikan informasi atau menerangkan sesuatu, teks eksposisi bersifat informatif dengan menyajikan informasi berupa hasil temuan ataupun sesuatu yang belum diketahui khalayak.
b.      Bersifat objektif
Walaupun pada strukturnya memuat bagian argumentasi penulis, tetapi gagasan yang dikemukakan bersifat objektif dan sesuai porsinya (apa adanya).
c.       Memuat fakta
Untuk mendukung argumen penulis, maka perlu data pendukung yang diperoleh dari pengamatan maupun penelitian sehingga eksposisi yang disampaikan benar-benar objektif dan informatif.

Struktur teks eksposisi:
a.        Tesis (pernyataan pendapat) merupakan pendapat atau opini yang mengawali teks eksposisi. Pernyataan awal ini merupakan pijakan untuk masuknya argument penulis.
b.      Argumentasi atau alasan yang merupakan isi yang berisi argument atau pendapat, yang menolak atau mendukung tesis;
c.       Penegasan ulang pendapat yang merupakan bagian penutup yang berisi penguatan atau simpulan.

Jenis teks eksposisi:
a.       Eksposisi definisi, batasan pengertian sesuatu dengan menfokuskan pada karakteristik sesuatu itu. Biasanya pada awal paragraph terdapat kata adalah, ialah, yaitu, merupakan, dll.
b.      Eksposisi ilustrasi, pengembangannya menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. Mengilustrasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan sifat. Ilustrasi dapat disampaikan dengan cara deskripsi maupun narasi.
c.       Eksposisi proses, sering ditemukan dalam buku-buku petunjuk pembuatan, penggunaan, atau cara-cara tertentu. Memuat urutan atau langkah-langkah secara rinci dari awal hingga akhir.
d.      Eksposisi perbandingan, dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain.
e.       Eksposisi pertentangan, berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. frase penghubung yang biasa digunakan adalah “akan tetapi, meskipun begitu, sebaliknya.”
f.       Eksposisi analisis, proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa subbagian, kemudian masing-masing dikembangkan secara berurutan.
g.      Eksposisi klasifikasi, membagi sesuatu dan mengelompokkan ke dalam kategori-kategori sehingga jelas pembagiannya.