Langsung ke konten utama

MATERI TEKS EKSPOSISI KELAS X




Eksposisi (ekspoition) bermakna memaparkan, menguraikan, memberitahukan paparan untuk menerangkan sesuatu. Eksposisi adalah jenis teks yang berfungsi untuk mengungkapkan gagasan atau mengusulkan sesuatu berdasarkan argumentasi yang kuat. Teks eksposisi hanya berisi satu sisi argumentasi, sisi mendukung atau menolak.

Ciri teks eksposisi:
a.       Informatif
Seperti definisi dari eksposisi yang bermakna memberikan informasi atau menerangkan sesuatu, teks eksposisi bersifat informatif dengan menyajikan informasi berupa hasil temuan ataupun sesuatu yang belum diketahui khalayak.
b.      Bersifat objektif
Walaupun pada strukturnya memuat bagian argumentasi penulis, tetapi gagasan yang dikemukakan bersifat objektif dan sesuai porsinya (apa adanya).
c.       Memuat fakta
Untuk mendukung argumen penulis, maka perlu data pendukung yang diperoleh dari pengamatan maupun penelitian sehingga eksposisi yang disampaikan benar-benar objektif dan informatif.

Struktur teks eksposisi:
a.        Tesis (pernyataan pendapat) merupakan pendapat atau opini yang mengawali teks eksposisi. Pernyataan awal ini merupakan pijakan untuk masuknya argument penulis.
b.      Argumentasi atau alasan yang merupakan isi yang berisi argument atau pendapat, yang menolak atau mendukung tesis;
c.       Penegasan ulang pendapat yang merupakan bagian penutup yang berisi penguatan atau simpulan.

Jenis teks eksposisi:
a.       Eksposisi definisi, batasan pengertian sesuatu dengan menfokuskan pada karakteristik sesuatu itu. Biasanya pada awal paragraph terdapat kata adalah, ialah, yaitu, merupakan, dll.
b.      Eksposisi ilustrasi, pengembangannya menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. Mengilustrasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan sifat. Ilustrasi dapat disampaikan dengan cara deskripsi maupun narasi.
c.       Eksposisi proses, sering ditemukan dalam buku-buku petunjuk pembuatan, penggunaan, atau cara-cara tertentu. Memuat urutan atau langkah-langkah secara rinci dari awal hingga akhir.
d.      Eksposisi perbandingan, dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain.
e.       Eksposisi pertentangan, berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. frase penghubung yang biasa digunakan adalah “akan tetapi, meskipun begitu, sebaliknya.”
f.       Eksposisi analisis, proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa subbagian, kemudian masing-masing dikembangkan secara berurutan.
g.      Eksposisi klasifikasi, membagi sesuatu dan mengelompokkan ke dalam kategori-kategori sehingga jelas pembagiannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini